Menciptakan Proses Belajar Yang Lebih Efektif dan Efisien Dengan Media Pembelajaran

Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam hal ini, Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh menerima pemenang...

Lomba Kreasi dan Inovasi Media Pembelajaran Guru SMP di gedung E lantai 5, Depdiknas, Senayan, pada (13/11) pekan lalu.

Lomba Kreasi dan Inovasi Pembelajaran tahun 2009 untuk tingkat SMP diikuti oleh 198 peserta dari 33 propinsi, yang terdiri dari bidang IPA sebanyak 46, IPS (36), Matematika (39), Bahasa Inggris (20), Bahasa Indonesia (40), dan Pendidikan Kewarganegaraan (17).

Dari 33 Propinsi, yang berhasil meloloskan peserta paling banyak yaitu propinsi Jawat Timur sebanyak 37 peserta, berikutnya Jawa Tengah dengan 28 peserta, D.I. Yogyakarta 25 peserta dan Jawa Barat 15 Peserta.

Lomba yang bertemakan Media Pembelajaran untuk Menciptakan Proses Pembelajaran yang efektif, Efisien, dan Mengembangkan Kemandirian dalam Belajar, bertujuan untuk memotivasi guru SMP mengkreasi, melakukan inovasi dan menggunakan media pembelajaran secara lebih efektif, efisien, interaktif, menyenangkan, memotivasi peserta didik agar berpartisipasi aktif dan memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, serta kemandirian peserta didik dalam belajar. Disamping itu pula Lomba ini bertujuan untuk menciptakan wahana tukar menukar pengalaman dari para guru.

Dalam Sambutannya, Mendiknas Mengatakan bahwa dengan kreasi dan inovasi media pembelajaran yang sudah dibuat ini diharapkan dapat menyelesaikan proses belajar bagi guru yang belum selesai menyampaikan mata pelajarannya dalam menyambut Ujian Nasional (UN) kedepan.

"Bagi guru yang sering berhadapan dengan orangtua, para pengamat, dan sebagainya diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang Ujian Nasional serta kelulusan itu salah satu indikasi dari kualitas oleh sebab itu kelulusan adalah bagian dari ciri-ciri orang yang berkualitas," kata Mendiknas.

"Pentingnya membangun perpustakaan atau taman bacaan di sekolah/lembaga pendidikan di daerah-daerah yang lain, karena melalui taman bacaan itulah sebenarnya media untuk membuka wawasan atau bagian dari proses pembelajaran," tambah Mendiknas.

Dalam acara yang sama, Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen), Suyanto berharap bagi para pemenang agar dapat mengimplementasikan hasil kreasi dan inovasi media pembelajarannya dalam proses belajar dan mengajar serta tidak adanya distorsi dalam menyampaikan materi mata pelajaran kepada peserta didik.




0 Comments: